Siam Login

Magister Informatika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Lakukan Review Kurikulum 2026 Berbasis OBE

Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sukses menyelenggarakan agenda “Review Kurikulum: Menakar Substansi Perbaikan (Telaah Komparatif Kurikulum 2024 vs Kurikulum 2026 untuk Peningkatan Mutu Lulusan)” pada tanggal 15 Juli 2026. Kegiatan yang menghadirkan narasumber Prof. Dr. Saiful Bukhori, ST., M.Kom  ini bertujuan untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap struktur kurikulum agar tetap relevan, adaptif, dan berdaya saing di tingkat global.

Responsif Terhadap Perkembangan AI dan Tren Global

Tinjauan ulang kurikulum ini didorong oleh perubahan lingkungan strategis serta pesatnya tren teknologi dunia, seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, Cloud Computing, Cybersecurity, hingga Internet of Things (IoT). Melalui penerapan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), Kurikulum 2026 dirancang untuk memastikan seluruh proses pembelajaran, perancangan CPL/CPMK, hingga sistem penilaian terukur dengan jelas. Penyelarasan ini bertujuan menghasilkan empat profil utama lulusan: lulusan yang siap industri, siap riset, unggul di bidang AI, dan berdaya saing global.

Struktur Kurikulum Lebih Sederhana dan Alur Riset Terukur

Berdasarkan hasil analisis komparatif, Kurikulum 2026 menawarkan beberapa pembaruan signifikan dibanding Kurikulum 2024. Beban mahasiswa kini didistribusikan secara lebih proporsional dengan alur penelitian 4 semester yang terstruktur:

  • Semester I (Fondasi): Penguatan dasar keilmuan, metodologi penelitian, dan fondasi AI/komputasi.

  • Semester II (Pendalaman): Pendalaman keilmuan dan mata kuliah pilihan berbasis konsorsium.

  • Semester III (Proposal & Publikasi): Seminar proposal tesis dan target publikasi ilmiah sebagai milestone penting.

  • Semester IV (Tesis): Pelaksanaan penelitian, penyusunan, dan sidang tesis.

Selain itu, mata kuliah pilihan kini dikelompokkan ke dalam 6 Konsorsium Keilmuan, yaitu Intelligent System, Data Science, Software Engineering, System & Network, Multimedia, serta Web & Mobile.

Integrasi Nilai Keislaman dan Penguatan AI Mutakhir

Sesuai dengan visi utama prodi—yaitu “Terwujudnya keilmuan Intelligent System bereputasi internasional yang terinspirasi dari Al-Qur’an dan Hadits”—kurikulum baru ini secara harmonis memadukan nilai etika Islam dengan sains modern. Catatan reviewer menekankan pentingnya penguatan pada topik-topik AI masa depan, seperti Generative AI, Large Language Models (LLM), Explainable AI (XAI), AI Ethics, hingga Responsible AI untuk membekali mahasiswa menghadapi tantangan era digital.

Langkah Strategis Menuju Reputasi Internasional

Rekomendasi strategis dari review kurikulum ini terbagi ke dalam tiga tahapan pengembangan:

  1. Jangka Pendek (0–1 Tahun): Finalisasi CPL, review CPMK, RPS, dan sistem penilaian berbasis OBE.

  2. Jangka Menengah (1–3 Tahun): Integrasi MBKM, kolaborasi riset industri, Visiting Professor, dan program Double Degree.

  3. Jangka Panjang (3–10 Tahun): Target akreditasi internasional (seperti AQAS/ASIIN), peningkatan publikasi bereputasi (Scopus Q1–Q2), serta pembentukan International Research Group.

Melalui penyempurnaan kurikulum ini, Magister Teknik Informatika UIN Malang optimistis dapat melahirkan International Researcher, AI Scientist, Academic Leader, dan Technology Innovator yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dunia.

Berita Terkait