PROFIL MAGISTER TEKNIK INFORMATIKA

Program Studi Magister Informatika UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia NOMOR 96/M/2020 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Program StudiMagister Informatika Fakultas Sains dan Teknologi berupaya untuk menjalankan amanah konstitusi dan adaptif terhadap perubahan dan tuntutan global. Oleh karena itu, dilakukanlah penyusunan kurikulum berbasis capaian (Outcomesbased curriculum).

Magister Informatika adalah program pendidikan tinggi jenjang strata2 dan merupakan kelanjutan dari program strata1 Jurusan Teknik Informatika. Program Studi Magister Informatika menghasilkan individu individu yang memiliki kemampuan konseptual, analisis, sintesis dan kemampuan praktikal manajerial dalam mengembangkan bisnis, mampu menyelesaikan masalahmasalah bisnis aktual dan mampu merumuskan kebijakan bisnis dalam menghadapi tantangan perubahan baik skala Nasional, Regional dan Internasional.

Berdasarkan KKNI, jika kompetensi lulusan strata1 berada di level 6, maka lulusan program magister (strata2) berada pada level 8, dua tingkatan lebih tinggi. Kompetensi level 8 adalah ukuran kualitas lulusan yang harus dimiliki oleh lulusan program studi setingkat magister yang dirujuk dari Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI), yaitu:

  1. Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.
  2. Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter atau multidisipliner.
  3. Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat pengakuan nasional maupun internasional.

Maka, profil lulusan Magister Informatika didasarkan kepada tiga poin tersebut yaitu, tingkat kompetensi lebih tinggi dari lulusan S1 yaitu mampu jadi pengembang dalam ilmu pengetahuan dan praktik professional informatika, dan memiliki kemampuan memecahkan masalah sains, teknologi dengan pendekatan multi dan interdisiplinerserta handal dalam risetbidang informatika.

Demikian pula tuntutan kompetensi tinggi di bidang riset untuk lulusan magisterberdasarkan Permendikbud no 49, yang memberi bobot besar untuk mata kuliah tesis, dimana jumlah keseluruhan adalah51 SKS (3 sks Matrikulasi, 39sks Mata Kuliah Kompetensi Umumdan 9 sks Mata Kuliah Kompetensi Inti). Kurikulum Magister Informatika diharapkan dapat mengakomodir tuntutan di bidang riset. Kurikulum Magister Informatika, harus mampu meningkatkan kebisaan mahasiswa dalam riset bidang informatika dan memberi ruang yang luas bagi peserta didik untuk berkreasi dalam dunia penelitian dengan berbagai paradigma dan metode penelitian.

Strategi penyusunan kurikulum Magister Informatika, di samping menafsirkan kompetensi di tingkat magister level 8 sebagaimana yang telah disampaikan, tetapi juga memperhatikan profil mahasiswa Magister Informatika. Berdasarkan data historis sebagian besar mereka yang menjadi mahasiswa Magister Informatika sudah bekerja dan mayoritas bekerja di perusahaanperusahaan Informasi Teknologi, di kantor konsultan IT, staf atau asisten manajer perusahaan (sesuai peminatan), dan posisi lain di bidang informatika.

Namun demikian, pelabelan profil lulusan Magister Informatika tetap sama dengan lulusan program S1 dengan perbedaan tingkat atau level kompetensi yang lebih tinggi (level 8), dan porsi yang kental untuk pengembangan pengetahuan, pemecahan masalah dan riset. Berikut ini akan disampaikan secara berturutturut : Profil lulusan dan Capaian Pembelajaran (Aspek Sikap dan Tata Nilai, Aspek Pengesuaian Pengetahuan, Aspek Keterampilan Kerja, Aspek Manajerial, Wewenang dan Tanggung Jawab).